PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIBIDANG KULINER
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIBIDANG KULINER
GoFood merupakan salah satu jenis layanan yang ditawarkan oleh Gojek untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berfokus pada bidang kuliner. Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini, membuat masyarakat semakin mengandalkan layanan pesan-antar secara online, khususnya produk makanan dan minuman. GoFood hadir sebagai jawaban untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam layanan delivery makanan tersebut yang dapat diandalkan. Sebagai ahli dalam layanan pesan-antar makanan, GoFood juga melakukan beberapa cara agar masyarakat terus percaya dan mengandalkan layanan GoFood ini.
Cara yang dilakukan oleh GoFood adalah dengan menawarkan 3 (tiga) nilai keunggulan utama untuk mempermudah pelanggan memenuhi kebutuhannya. Nilai keunggulan ini dikembangkan oleh GoFood untuk tetap membuat citra GoFood sebagai layanan pesan-antar makanan daring yang cepat dan nyaman, terlebih di masa pandemi ini. Adapun tiga nilai keunggulan tersebut yaitu Resto Super Partner, Estimasi Waktu Tiba dan Status Pemesanan, serta Program Promo.
- Resto Super Partner yang membuat pesanan pelanggan diantar lebih cepat, karena pesanan secara otomatis akan diterima dan disiapkan oleh restoran sambil menunggu mitra driver sampai ke tujuan
- Estimasi Waktu Tiba dan status pemesanan yang memberikan kenyamanan dalam menunggu pesanan karena pelanggan dapat memantau setiap tahapan, seperti waktu pesanan dibuat dan waktu driver mengantar makanan, sehingga pelanggan bisa menunggu pesanan dengan nyaman hingga sampai ke tujuan.
- Beragam diskon dan promosi ditawarkan GoFood, seperti gratis ongkos kirim, diskon pengguna baru, dan sebagainya.
Selain itu, salah satu strategi yang membuat bisnis layanan GoFood menarik perhatian adalah dengan teknik pemasaran yang baik, termasuk lewat program promosi atau diskon seperti nilai keunggulan di atas. Saat ini pelanggan cenderung memilih untuk membeli makanan dari restoran yang menawarkan promosi. Mereka berasumsi dengan menggunakan diskon yang ditawarkan, tentunya akan sangat menguntungkan sehingga menghemat biaya konsumsi mereka.
Baca Juga : Strategi Promosi Giveaway Yang Tepat
Hal ini menjadi peluang atau potensi besar bagi restoran atau kedai makanan yang sedang membutuhkan ide atau strategi untuk meningkatkan penjualan. Apakah sahabat wirausaha adalah salah satunya? Jika iya, maka sahabat bisa mencoba layanan GoFood ini untuk menarik pelanggan. GoFood juga membuka peluang seluas-luasnya bagi mitra usaha yang ingin menjalankan strategi promosi dengan mudah dan efektif. Pelaku usaha dapat memilih sendiri jenis promosi yang sesuai dengan target bisnisnya, seperti jenis promo ‘menu rekomendasi’ diskon di item menu, diskon total belanja, hingga diskon ongkos kirim.
Bahkan, GoFood mencatat bahwa mitra usaha GoFood yang menyertakan promo dalam bisnisnya mengalami peningkatan penjualan hingga 4 kali lipat dibandingkan dengan mitra yang tidak mengikuti promo. Selain membuat promosi dengan menawarkan berbagai skema diskon, mitra usaha dapat mengambil kesempatan untuk terus jadi andalan pelanggan dengan menerapkan trik/gimmick rekomendasi menu. Caranya adalah dengan menawarkan beberapa menu andalan secara rutin dan konsisten agar menjadi best seller. Ketika usaha kuliner sahabat sudah mulai dikenal, menu best seller tadi bisa dikombinasikan dengan menu baru yang ingin dipromosikan dalam bentuk paket agar mendongkrak penjualan.
Tips & Trik Strategi Penjualan Produk Kuliner GrabFood
Grab mengungkapkan daftar makanan yang laris saat sarapan hingga makan malam di layanan GrabFood Indonesia. Selain itu, Grab juga membagikan tips untuk mendongkrak penjualan produk kuliner. Data dari Grab menunjukkan bahwa peningkatan pesanan yang paling tinggi yakni saat sarapan, terutama pada pukul 09.00 – 10.00. Rata-rata anggaran konsumen pada waktu ini adalah berkisar dari Rp 25 ribu – Rp 27 ribu.
Mitra usaha disarankan untuk membuka toko online sebelum pukul 09.00 karena permintaan meningkat. Selain itu, menu sarapan juga sebaiknya dibuat sederhana, sehingga cepat disajikan. Pertimbangkan untuk menawarkan setidaknya lebih dari satu paket yang terdiri dari menu utama dan minuman seperti teh atau kopi. Tujuannya adalah agar pelanggan merasa “untung” dengan membeli paket tersebut.
Pada saat makan siang, Grab mencatat bahwa orang Indonesia memesan lebih dari 42 juta hidangan berbahan dasar ayam. Sama halnya seperti sarapan, mitra juga sebaiknya mempertimbangkan menu minuman sebagai pendamping paket makan siang.
Kemudian, produk kuliner yang dipesan saat makan malam rata-rata hanya untuk tiga hingga empat orang. Hanya satu dari 10 orang yang memesan makan malam untuk dirinya sendiri. Pemesanan paling tinggi terjadi pada pukul 18.00 – 19.00. Grab pun menyarankan mitra usaha untuk bersiap menghadapi puncak pesanan setelah jam 6 sore. Konsumen cenderung ingin mencoba makanan yang berbeda saat makan malam. Maka, saat itu adalah waktu yang pas untuk menawarkan menu baru dari produk kuliner.
Komentar
Posting Komentar